
Venezuela mulai menangguhkan 19 kontrak bagi hasil produksi minyak dengan perusahaan swasta. Kontrak-kontrak tersebut diteken di bawah pemerintahan Presiden nicholas maduro.
Dikutip dari Reuters , Jumat (27/2/2026), Venezuela dan Amerika Serikat (AS) sedang meninjau kontrak-kontrak tersebut dan mungkin merekomendasikan pemutusan beberapa di antaranya.
Pemerintah Venezuela dan AS sedang meninjau kredensial perusahaan-perusahaan yang menandatangani kontrak tersebut. Apalagi beberapa perusahaan tersebut kurang dikenal dan kesepakatan tersebut ditandatangani saat Venezuela berada di bawah sanksi AS.












