
Liverpool memang menjadi juara bertahan Premier League, namun performa mereka musim ini sungguh mengecewakan. Meskipun memiliki awal musim yang menjanjikan, The Reds terjun bebas dan menjadi sorotan kritik pedas.
Analisis Mendalam
Liverpool memulai musim Liga Inggris 2025/2026 dengan optimisme tinggi. Dengan Mohamed Salah dan koleganya, mereka merebut kemenangan dalam 5 laga pertama dan memimpin klasemen sementara. Namun, situasi berubah drastis seiring berjalannya musim. Menurut data liga, Liverpool lebih sering kalah daripada menang, bahkan tumbang dalam 6 dari 7 pertandingan antara akhir September hingga akhir November 2025.
Statistik Kunci
Performa Liverpool ditandai dengan penurunan drastis dalam hal menciptakan peluang dan pertahanan yang rapuh. Di periode tersebut, mereka hanya mampu mencetak rata-rata 1,2 gol per laga, sementara kebobolan mencapai 1,8 gol per laga. Fakta ini menunjukkan bahwa tim asuhan Arne Slot mengalami masalah dalam taktik dan konsistensi.
Pandangan Pelatih
Arne Slot sendiri mengakui bahwa performa Liverpool musim ini tidak sesuai dengan ekspektasi. Dia menegaskan bahwa tim sedang mengalami masa sulit dan perlu waktu untuk pulih. Namun, kritik pedas dari fans dan media menambah tekanan pada pelatih asal Belanda tersebut.
Prediksi dan Penutup
Musim ini tentu menjadi tahun yang sulit bagi Liverpool. Namun, dengan perubahan taktik dan mentalitas, mungkin masih ada harapan untuk bangkit. Fans harus tetap optimis dan memberikan dukungan, karena Liverpool tetap memiliki bakat dan kualitas untuk kembali ke jalur yang benar.












