
Pemerintah memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap di bawah 3%, meskipun ada kenaikan harga minyak global akibat perang di Timur Tengah.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah akan menjaga defisit APBN melalui efisiensi belanja operasional serta peningkatan penerimaan negara.
Dengan upaya tersebut, pemerintah menargetkan defisit tetap berada di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), sesuai amanat UU No. 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara.












