
Pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menjual minyak Venezuela usai penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1). Penjualan pertama itu senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 8,43 triliun (kurs Rp 16.863).
Aksi penjualan pertama itu diungkapkan oleh seorang pejabat pemerintahan AS. Penjualan minyak tambahan diperkirakan akan terjadi dalam beberapa hari mendatang.
“Tim Presiden Trump sedang memfasilitasi diskusi positif yang sedang berlangsung dengan perusahaan minyak yang siap dan bersedia melakukan investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memulihkan infrastruktur minyak Venezuela,” ujar Juru Bicara Gedung Putih Taylor Rogers dikutip dari CNN , Jumat (16/1/2026).












