
Danantara akan memangkas jumlah anak-cucu BUMN secara besar-besaran karena sebagian besar perusahaan pelat merah rugi. Di tengah rencana tersebut, PT Indonesia Asahan Aluminium (inalum) justru berencana membentuk anak usaha baru untuk mengelola proyek smelter aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat.
Direktur Utama Inalum Melati Sarnita mengatakan penambahan anak usaha ini dilakukan lantaran untuk melindungi bisnis inti perusahaan. Pasalnya, proyek smelter baru ini membutuhkan investasi yang besar.
“Jadi kan sebenarnya ada moratorium untuk tidak menambah anak perusahaan, cuma memang untuk pembangunan investasi ini kan angkanya besar. Jadi kita penginnya di refinancing terhadap existing Inalum, sehingga kita bisa lebih ngontrol risiko bisnis terhadap perusahaan yang baru,” kata Melati di DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).








