
Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengungkapkan rencana Indonesia dan Yordania untuk memperluas kerja sama produksi fosfat. Keberadaan fosfat penting sebagai bahan baku pupuk.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, Indonesia dan Yordania telah menjalin kerja sama perdagangan dan produksi fosfat. Di Indonesia, telah berdiri pabrik fosfat bernama PT Petro Jordan Abadi (PJA), joint venture antara PT Petrokimia Gresik dan Jordan Phosphate Mines Company (JPMC).
“Kerja sama itu (pengembangan fosfat) 50% sudah ada di Indonesia dan rencananya ingin dikembangkan lagi, termasuk apa kita juga akan akan berinvestasi untuk fosfat dan juga potash di Jordan. Jadi, itu sedang akan kita jajaki juga bersama,” kata Rosan di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/11/2025).












